MUI Harus Membentuk Pusat Dakwah Islam, Pinta Wapres
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin saat menghadiri Milad ke-47 MUI di Jakarta, Selasa ANTARA

Bagikan:

YOGYAKARTA - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin meminta Majelis Ulama Indonesia membentuk Pusat Dakwah Islam yang dapat menghimpun berbagai organisasi kemasyarakatan Islam dalam satu forum.

Hal itu disampaikan Wapres ketika memberikan arahan pada Milad ke-47 Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Selasa (26/7) malam, sebagaimana siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu.

“Dalam beberapa rapat yang lalu, saya minta supaya ada Pusat Dakwah Islam yang dilakukan oleh MUI, yang menghimpun seluruh Da’i dari ormas-ormas maupun juga dari lembaga-lembaga menjadi satu kegiatan dakwah yang terkoordinasi dan terintegrasi supaya arahnya sama,” ujar Wapres seperti yang dikutip VOI dari ANTARA.

Harus Membentuk Pusat Dakwah Islam

Kesamaan arah tersebut menurut Wapres, harus dilakukan dengan penyamaan gerakan koordinasi antar-ormas Islam yang dilakukan oleh suatu lembaga, yang dapat merepresentasikan semua ormas islam tersebut, yaitu MUI.

“Gerakan yang terkoordinasi sehingga semuanya berjalan bersama di bawah tenda besar yaitu pimpinan MUI. MUI adalah menjadi Imamah Institusionaliyah, nah ini. Pemimpin secara kelembagaan,” jelasnya.

Dalam acara yang bertemakan “Merajut Kesatuan dan Kekuatan Umat Dalam Kebhinekaan” tersebut, Wapres yang juga merupakan Ketua Dewan Pertimbangan MUI, meminta MUI selalu memegang teguh prinsip-prinsip, agar tercipta pemahaman yang sama sehingga umat Islam di Indonesia selalu bersatu.

“Kita tidak boleh ada ego kelompok. Fanatisme kelompok kesampingkan, itu baru kita bisa membangun ukhuwah dan kesatuan umat Islam dalam bingkai kesatuan NKRI,” tuturnya.

Saatnya merevolusi pemberitaan di Jogja.Voi.id!