Virus Omicron Sudah Masuk ke Beberapa Negara di Eropa
Photo by Christian Lue on Unsplash

Bagikan:

YOGYAKARTA - Varian B.1.1.529 yang terdeteksi di Afrika Selatan sebagai "varian yang menjadi perhatian" SARS-CoV-2. Kecepatan penularannya berlipat dibanding varian Delta seperti yang di klasifikasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Bukti awal menunjukkan ada peningkatan risiko infeksi ulang dan ada "perubahan yang merugikan dalam epidemiologi COVID-19," sebut WHO dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan tertutup para ahli independen yang meninjau data.

Virus Omicron Sudah Masuk

Infeksi di Afrika Selatan telah meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir, bertepatan dengan deteksi varian yang sekarang ditetapkan sebagai Omicron, terang WHO.

Varian virus corona baru ini disinyalir menjadi biang kerok meroketnya kasus COVID-19 di Afsel pada bulan ini. Mutasi virus memang alamiah. Itu betul. Lantas apa yang membuat mutasi kali ini begitu menggemparkan?

Varian ini disinyalir bermutasi cukup drastis daripada varian lain, termasuk Delta. Nature menyebut varian baru virus corona ini pertama kali diidentifikasi di Botswana pada bulan ini. Varian virus bahkan sudah sampai di Hong Kong, dibawa oleh pelancong dari Afrika Selatan.

Sekarang para ilmuwan tengah berpacu waktu untuk mencoba memahami sifat-sifat varian baru virus corona. Seperti seberapa besar ia dapat menghindari respon imun yang telah dibentuk vaksin dan seberapa parah dampak infeksinya.

Setidaknya saat ini ada 77 kasus yang sepenuhnya dikonfirmasi di provinsi Gauteng di Afrika Selatan, empat kasus di Botswana dan satu di Hong Kong (yang secara langsung terkait dengan perjalanan dari Afrika Selatan). Namun, ada petunjuk bahwa varian tersebut telah menyebar lebih luas.

Memperhatikan peningkatan kasus di Afsel malahan membikin Pemerintah Inggris bergegas mengambil kebijakan pengontrolan perjalan. Inggris mengumumkan untuk sementara waktu melarang penerbangan dari Afrika Selatan, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Lesotho dan Eswatini mulai pukul 1200 GMT pada Hari Jumat, dengan wisatawan Inggris yang kembali dari tujuan itu seharusnya dikarantina.

Baca selengkapnya di: Eropa Sudah Mulai Deteksi Kedatangan Virus Omicron, Negara Mana Saja?