Burger Nabati yang Dibuat dari Printer 3D Ciptaan Perusahaan Israel
Burger kini bisa dicetak lewat printer 3D. (foto dok. pixabay)

Bagikan:

YOGYAKARTA - Sistem burger nabati yang dipersonalisasi untuk setiap pelanggan yang diluncurkan oleh perusahaan teknologi makanan asal Israel, SavorEat, pada Selasa 28 Desember. Mereka menjadi salah satu perusahaan pertama yang menggunakan teknologi pencetakan 3D untuk memasak makanan.

Biasanya, burger vegan dari perusahaan seperti Impossible Foods dan Beyond Meat dibekukan dan kemudian dimasak di atas panggangan.

Burger Nabati yang Dibuat dari Printer 3D

Namun, teknologi SavorEat dibuat di lokasi oleh printer 3D secara mandiri dengan tiga kartrid berisi minyak dan bahan lainnya. Pelanggan dapat memilih berapa banyak lemak dan protein yang mereka inginkan di setiap burger. Proses pembuatan makanan ini membutuhkan waktu sekitar enam menit untuk dimasak hingga matang.

"Ini adalah campuran inovasi alternatif daging dan manufaktur digital di mana kami juga bisa memasak produk," kata Racheli Vizman, kepala eksekutif SavorEat, kepada Reuters.

Dia mengatakan burger perusahaan ini dibuat dengan kombinasi kentang dan buncis serta protein kacang polong.

Permintaan makanan alternatif selain daging oleh konsumen yang sadar kesehatan dan lingkungan telah melonjak dalam beberapa tahun terakhir, sementara perusahaan rintisan protein alternatif mengumpulkan lebih dari 3 miliar dolar AS pada tahun 2020.

Perusahaan Israel lainnya, Redefine Meat, bulan lalu mulai menyebarkan potongan utuh burger tanpa daging di resto Eropa.

SavorEat, yang didanai oleh sebuah lembaga Israel dan sahamnya yang teregistrasi di Tel Aviv sekarang naik sebesar 11% pada hari Selasa, mengatakan mulanya produk buatan mereka akan dikenalkan di rantai burger lokal.

Perusahaan ini juga bekerja sama dengan perusahaan layanan makanan Yarzin Sela, yang memasok perusahaan teknologi tinggi Israel dan menjalin kesepakatan dengan Sodexo untuk menyajikan burger vegannya ke universitas-universitas di AS.

"Ada segmen yang berkembang dari orang yang disebut 'flexiterian' - orang yang secara aktif mencoba mencari alternatif daging untuk mengurangi konsumsi daging mereka," kata Vizman, mengutip sekitar sepertiga dari populasi AS.

Oded Shoseyov, ketua dan kepala ilmuwan SavorEat, mengatakan perusahaan itu juga sedang mengerjakan sosis sarapan babi versi nabati untuk pasar AS.

Artikel ini telah tayang dengan judul: Perusahaan Israel Ciptakan Burger Nabati yang Dibuat dari Printer 3D, 6 Menit Jadi!, saatnya merevolusi pemberitaan!