Banjir Lumpur di Probolinggo dan Pasuruan Putuskan Akses Jalan dan Jembatan
Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto (empat kiri) saat meninjau lokasi banjir bandang di Pasuruan, Jawa Timur. (ANTARA)

Bagikan:

PASURUAN -  Banjir bandang yang melanda Probolinggo dan Pasuruan pada akhir pekan lalu mengakibatkan sejumlah akses jalan dan jembatan terputus akibat material lumpur.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur (Jatim) membersihkan material yang mengganggu akses di wilayah tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto dalam keterangannya dikutip ANTARA, Selasa 30 Januari mengatakan dari hasil peninjauan dan koordinasi cepat lintas sektor, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melakukan pembersihan lumpur dan material yang mengganggu akses jalan dampak banjir bandang.

"Yang terpenting, bagaimana akses jalan bisa dilewati dan berfungsi kembali, sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal," ujar dia seusai meninjau ke lokasi kejadian di Desa Lumbang, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, dan Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Jatim Edy Tambeng Widjaja yang turut dalam peninjauan tersebut mengatakan untuk di Lumbang, pihaknya siap membantu mengembalikan fungsi jalan dan jembatan yang terputus akibat material lumpur dan bebatuan.

"Kami juga akan lakukan asesmen lebih detail, apakah perlu membuat jalur baru atau tetap menggunakan jalur lama ini. Namun, prioritasnya bagaimana akses jalan desa ini bisa kembali dilewati. Itu langkah yang akan kami lakukan dulu," katanya.

Selain di dua lokasi tersebut, BPBD dan Pemprov Jatim juga meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir bandang di beberapa titik, antara lain di Desa Nguling, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan.

Sebelumnya banjir bandang akibat luapan daerah aliran sungai (DAS) Rejoso dan DAS Lawean menimpa sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan dan Probolinggo, Sabtu (27/1/2024) malam. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir bandang menimbulkan kerusakan cukup parah.

Di Desa Lumbang, Kabupaten Pasuruan, banjir bandang yang terjadi mengakibatkan akses jalan desa tertutup lumpur dan bebatuan besar. Jembatan menuju ke Desa Pancur di Kecamatan Lumbang juga tidak bisa difungsikan.

Sementara banjir bandang di Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, mengakibatkan luapan air dan lumpur di lingkungan Dusun Prapatan dan sejumlah dusun lainnya. Material kayu dan batang pohon yang dibawa aliran sungai juga membuat anak Sungai Lawean tersumbat dan meluber ke kampung sekitar.