Bagikan:

YOGYAKARTA – Memilih daging terbaik untuk makanan pendamping ASI (mpasi) wajib dilakukan oleh orang tua. Cara pilih daging untuk mpasi adalah memilih yang fresh. Namun, memilih daging memang bukan hal mudah. Artikel ini akan membantu orang tua menentukan daging mpasi seperti apa yang bisa dipilih.

Cara Pilih Daging untuk Mpasi

Daging untuk mpasi, baik sapi atau ayam, boleh diberikan kepada anak sejak usia 6 hingga 8 bulan. Pemberian daging kepada anak membantu cegah malnutrisi di awal kehidupan. Meski demikian, pemilihan daging harus hati-hati. Berikut ini cara memilih daging sapi untuk anak.

  1. Pertimbangkan higienitas

Yang pertama harus diperhatikan adalah kebersihan dagingnya. Saat Anda membeli daging di pusat perbelanjaan, pilihlah daging yang bersih dan higienis. Hindari daging yang dikelilingi lalat agar tidak terkontaminasi bakteri.

  1. Pilih merah terang

Pilihlah warna daging yang masih merah terang, dengan warna lemak berwarna kekuningan. Hindari daging yang warnanya cenderung gelap karena mengindikasi daging sudah lama dan tidak disimpan dengan benar.

  1. Pilih daging yang kenyal

Kekenyalan daging sapi menunjukan baik atau tidaknya kondisi. Usahakan memilih daging dengan tekstur yang masih kenyal. Hindari daging yang terkesan mudah hancur.

  1. Pilih daging berserat halus

Daging sapi yang seratnya halus akan lebih mudah dicerna oleh anak bayi. Hindari daging yang seratnya tebal karena akan semakin alot. Daging sapi berserat halus bisa ditemukan pada sapi muda yang disembelih. Biasanya daging ini dijual untuk memenuhi kebutuhan mpasi. Sayangnya cukup sulit menemukan jenis daging ini.

  1. Hindari lemak dan kulit terlalu banyak

Jika Anda membeli daging sapi, hindari daging yang terlalu banyak lemaknya. Meski Anda bisa membuang bagian lemaknya nanti, namun memilih daging tanpa lemak di pedagang adalah cara paling mudah.

  1. Pilih bagian paling direkomendasikan

Orang tua boleh memberikan daging ayam atau bebek. Namun usahakan memilih bagian dada karena menganddung protein lebih besar denagn kandungan lemak yang rendah.

Namun jika Anda memilih daging sapi, usahakan memilih bagian sirloin atau has dalam. Bagian ini memiliki kandungan yang bermanfaat untuk tumbuh kembang anak. Selain itu daging bagian ini juga memiliki kadungan lemak yang lebih sedikit sehingga mudah dicerna oleh lambung bayi.

  1. Tidak banyak mengandung air

Daging sapi segar tidak mengandung air. Jika Anda menemukan daging sapi berair, ada kemungkinan dagingnya telah dimodifikasi oleh oknum tertentu. Cara melihat apakah daging sapi memiliki kandungan air tinggi atau tidak adalah dengan menekan permukaan daging. Jika bekas tekanan kembali seperti semula, artinya daging bisa dipilih alias segar.

Itulah beberapa cara pilih daging untuk mpasi. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.