Lima Aplikasi Wajib Pasang Selama Mudik Lebaran
Ilustrasi - Penggunaan aplikasi PeduliLindungi di Bandara Radin Inten II Lampung. ANTARA

Bagikan:

YOGYAKARTA - Untuk pertama kalinya sejak dua tahun pandemi, pemerintah mengizinkan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman pada libur Lebaran. Mudik Lebaran tahun ini mungkin perlu persiapan ekstra, diperkirakan akan banyak masyarakat yang bepergian selama musim liburan ini.

Agar mudik berjalan lancar, jangan lupa pasang aplikasi-aplikasi ini di ponsel selama untuk menunjang perjalanan. Sebelum memasang berbagai aplikasi, pastikan kapasitas ponsel cukup. Jika perlu, hapus data, video atau foto yang tidak terpakai supaya masih ada ruang untuk memasang berbagai aplikasi ini seperti yang dikutip VOI dari ANTARA.

Lima Aplikasi Wajib

1. PeduliLindungi

Aplikasi yang dikeluarkan pemerintah ini menjadi salah satu hal wajib, terutama untuk masyarakat yang sering berada di luar rumah. Aplikasi ini biasanya digunakan untuk memindai kode QR sebelum masuk fasilitas umum, misalnya stasiun.

Selama mudik, aplikasi ini juga bisa membantu masyarakat yang ada di perjalanan. Pemerintah sudah memberi kelonggaran untuk bepergian tahun ini, namun, untuk masyarakat yang belum mendapat dosis vaksin lengkap, mereka masih harus menunjukkan hasil tes antigen atau PCR negatif.

Aplikasi PeduliLindungi memuat sertifikasi vaksinasi digital, yang bisa ditunjukkan kepada petugas jika diperlukan. Jika harus menunjukkan hasil tes antigen, pengguna bisa melihatnya di fitur Hasil Tes COVID-19 selama klinik tersebut berafiliasi dengan sistem Kementerian Kesehatan.

Ketika merasa kurang enak badan, terutama ketika perjalanan darat dengan kendaraan pribadi, pengguna bisa berkonsultasi dengan layanan telemedisin yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.

Masyarakat juga bisa mencari fasilitas yang terdekat dengan lokasi dengan aplikasi ini.

Aplikasi PeduliLindungi juga secara berkala memperbarui informasi aturan perjalanan supaya masyarakat tidak keliru mematuhi protokol kesehatan selama mudik.

Saatnya merevolusi pemberitaan di Jogja.Voi.id!