Berita Bantul: Bupati Bantul Mengimbau Pemudik Tidak Melanggar Aturan Pemerintah
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih (ANTARA)

Bagikan:

YOGYAKARTA - Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta,  Abdul Halim Muslih mengimbau pemudik pada Lebaran 2022 tidak melanggar aturan atau ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pemudik agar melakukan kegiatan mudik dengan baik, tidak melanggar ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah," kata Abdul Halim di Bantul, Minggu.

Bupati mengatakan masyarakat yang melakukan mudik agar selalu menjaga dan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19, utamanya dengan tetap memakai masker dan mencuci tangan seperti yang dikutip VOI dari ANTARA.

Bupati Bantul Mengimbau Pemudik

"Juga menginstal aplikasi PeduliLndungi agar bisa masuk ke objek-objek wisata yang sudah disiapkan," katanya.

Bupati Bantul juga mengimbau masyarakat dan pemudik baik dari Bantul maupun keluar daerah menaati peraturan lalu lintas dan arahan dari kepolisian yang bertugas, agar terhindar dari kejadian tidak diinginkan selama melaksanakan mudik.

"Karena nanti ada manajemen dan rekayasa arus lalu lintas yang dilakukan kepolisian, diikuti saja demi keselamatan dan keamanan kita bersama," katanya.

Bupati Bantul juga mengatakan, guna mendukung aparat kepolisian dalam menjaga daerah ini tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadhan hingga pelaksanaan mudik dan perayaan Lebaran, pemkab menyiagakan personel lapangan guna membantu tugas tugas polisi.

"Pemerintah sangat mendukung dengan melibatkan satuan satuan organisasi yang ada di pemda seperti Dishub (Dinas Perhubungan) dan Satpol PP, relawan yang lain untuk menjaga Bantul tetap aman dan kondusif," katanya.

Menurut dia, operasi dalam menjaga kamtibmas di Bantul pada bulan Ramadhan memang telah menjadi agenda rutin bersama kepolisian, begitu juga operasi pengamanan Lebaran 2022, yang nantinya dilakukan terpadu dengan aparat pemerintah.

"Ini memang kegiatan rutin kita yang sangat penting, apalagi Lebaran tahun ini yang diproyeksikan jumlah pemudik akan berlipat dibandingkan tahun tahun sebelumnya, karenanya kita memerlukan satu operasi pengamanan agar kondisi Lebaran 2022 dan kegiatan mudik bisa berjalan aman sehat dan lancar," katanya.

Saatnya merevolusi pemberitaan di Jogja.Voi.id!