Info Gunung Kidul: Pemkab Gunung Kidul Bantu Beras Pada PKL Taman Kuliner Wonosari
Bupati Gunung Kidul Sunaryanta serahkan bantuan beras kepada PKL Taman Kuliner Wonosari

Bagikan:

YOGYAKARTA - Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memberikan bantuan beras kepada 105 pedagang kreatif lapangan yang berjualan di Taman Kuliner Wonosari dengan harapan meringankan beban mereka dalam menghadapi pandemi COVID-19 selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.

"Total jumlah pedagang kreatif lapangan (PKL) yang berjualan di Taman Kuliner Wonosari sebanyak 204 pedagang, 105 pedagang di antaranya mendapat bantuan beras dan sisa pedagang lainnya sudah mendapatkan bantuan lain," kata Bupati Gunung Kidul Sunaryanta di Gunung Kidul, Rabu.

Bantu Beras Pada PKL Taman Kuliner Wonosari

Ia mengatakan keberadaan Taman Kuliner Wonosari ini diawali dari adanya pedagang kreatif lapangan yang berada di sekitar Kota Wonosari yang diakomodir oleh Pemkab Gunung Kidul dengan diberikan satu tempat di taman kuliner.

"Dengan adanya taman kuliner ini sangat membantu, bahkan menjadi daya tarik tersendiri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang terus berkembang," katanya yang dikutip VOI dari ANTARA.

Bupati Sunaryanta mengakui pandemi COVID-19 yang sampai saat ini masih dihadapi berdampak di seluruh sektor tidak hanya di wilayah Kabupaten Gunung Kidul tapi juga berdampak di seluruh Indonesia. Bantuan ini kepada PKL Taman Kuliner Wonosari ini merupakan bentuk kepedulian dan bukti hadirnya pemkab untuk warga masyarakat yang terdampak pandemi.

"Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Silahkan dimanfaatkan, semoga memberikan manfaat bagi penerima, semoga pandemi ini juga segera berakhir sehingga dapat kembali normal dalam segala bentuk kegiatan dan tidak bergantung pada bantuan pemerintah," katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunung Kidul Johan Eko Sudarto mengatakan kegiatan pemberian bantuan ini sebagai upaya pemkab meringankan beban kepada pedagang yang menempati di taman kuliner karena selama pandemi.

"Meski bantuannya tidak seberapa, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban PKL dalam menghadapi pandemi, khususnya PPKM," katanya.