Dolar AS Perlahan-Lahan Menurun
Ilustrasi: Dolar Amerika Serikat (Reuters)

Bagikan:

YOGYAKARTA -  Dolar tergelincir terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis pagi WIB setelah Federal Reserve (Fed) menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin untuk memerangi inflasi.

Kenaikan suku bunga adalah yang terbesar yang dibuat oleh bank sentral AS sejak 1994, dan disampaikan setelah data terbaru menunjukkan sedikit kemajuan dalam pertempuran melawan inflasi seperti yang dikutip VOI dari ANTARA.

Perlahan-Lahan Menurun

Pejabat bank sentral AS juga menandai jalur kenaikan biaya pinjaman yang lebih cepat di masa mendatang, menyelaraskan lebih dekat kebijakan moneter dengan pergeseran cepat minggu ini dalam pandangan pasar keuangan tentang apa yang diperlukan untuk mengendalikan tekanan harga-harga.

"Dolar sebagian besar menyerah pada rumor beli/jual fakta yang dinamis setelah keputusan Fed," kata Analis Pasar Senior Western Union Business Solutions, Joe Manimbo, di Washington.

Saatnya merevolusi pemberitaan di Jogja.Voi.id!