Berita Bantul: Bupati Bantul Imbau Masyarakat Tetap Prokes Dan Waspada Penularan Omicron
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat memberikan sambutan disela memantau perayaan Natal di Gereja Santo Yakobus Klodran, Kabupaten Bantul, DIY

Bagikan:

YOGYAKARTA - Masyarakat di kabupaten ini tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mewaspadai terhadap penularan COVID-19 terutama varian Omicron yang dihimbau Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Abdul Halim Muslih.

"Ibu bapak, dan saudara sekalian, hari ini kita masih berada pada kondisi pandemi COVID-19, pemerintah masih mengharapkan dan mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap melaksanakan prokes dan mewaspadai kemungkinan penyebaran varian baru, Omicron," kata Bupati di Bantul, Jumat.

Imbau Masyarakat Tetap Prokes Dan Waspada Penularan Omicron

Imbauan tersebut disampaikan Bupati ketika memberikan sambutan ketika memantau pelaksanaan perayaan malam Natal di Gereja Santo Yakobus Klodran, Bantul. Bupati mengatakan, bahwa COVID-19 varian Omicron tempo hari diumumkan Presiden sudah masuk ke Indonesia.

"Kita juga berharap dengan hari Natal ini dan Tahun Baru 2022, pandemi COVID-19 di Indonesia di Bantul segera sirna, dan kita dapat kembali ke hidup yang wajar, normal sehingga pembangunan di Bantul bisa lebih berjalan dengan lancar," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bantul juga mengatakan, atas nama pemkab dan jajaran Forkompimda mengucapkan selamat Natal, teriring harapan mudah-mudahan dengan peringatan itu, semua menjadi pribadi yang semakin baik, baik pada Tuhan YME maupun sesama manusia.

"Dan semoga kasih Tuhan senantiasa bersama kita, dan kita menjadi pribadi yang lebih baik di masa kini dan yang akan datang," kata Bupati menutup sambutan yang dikutip VOI dari ANTARA.

Berdasarkan data Satgas Penanggulangan COVID-19 Bantul di Bantul, Jumat, total kasus konfirmasi positif secara kumulatif hingga Jumat sebanyak 57.411 orang, dengan angka kesembuhan sebanyak 55.832 orang.

Kemudian kasus konfirmasi COVID-19 yang meninggal dunia di Bantul hingga periode tersebut totalnya berjumlah 1.569 orang.

Dengan demikian, jumlah kasus aktif COVID-19 atau pasien yang masih terinfeksi dan menjalani isolasi maupun karantina di selter dan rumah sakit wilayah Bantul per hari Jumat (24/12) masih 10 orang.