Berita Sleman: Dispar Sleman, Antusias Masyarakat Ikut TDM Bukti Pariwisata Mulai Pulih
Kepala Dinas Pariwisata Sleman Suparmono. Foto ANTARA

Bagikan:

YOGYAKARTA - Antusiasme masyarakat dalam mengikuti event jelajah wisata Tour de Merapi (TDM) yang digelar pada 15 November menunjukkan sektor pariwisata di wilayah itu mulai pulih dinilai Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta begitu tinggi.

"Antusiasme masyarakat pada pelaksanaan Tour De Merapi pada cukup tinggi dan berjalan lancar. Ini menunjukkan sektor pariwisata di Kabupaten Sleman mulai menggeliat," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Suparmono di Sleman, Rabu.

Antusias Masyarakat Ikut TDM Bukti Pariwisata Mulai Pulih

Menurut dia, Tour De Merapi merupakan even tahunan, dimana tahun ini merupakan tahun penyelenggaraan ke 16 sejak pertama kali digelar pada 2005. Pada tahun ini yang bersamaan dengan pandemi COVID-19, event ini diikuti sebanyak 224 peserta.

"Dalam pelaksanaanya, para peserta harus melewati lima pos yaitu Tlogo Putri, Klangon, Sendang Joho Lanang, Candi Barong dan Lava Bantal. Dan peserta harus mengirimkan foto saat tiba di masing-masing pos," katanya.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo pada pengundiang pemenang dooprize Tour de Merapi secara virtual di Jogja Exotarium Mini Zoo, Selasa (16/11) mengatakan cukup tingginya antusiasme masyarakat di Kabupaten Sleman dan sekitarnya untuk mengikuti Tour de Merapi ini membuktikan bahwa even ini telah memiliki pencintanya sendiri.

"Walaupun pada 2019 kegiatan ini tidak dapat terlaksana karena adanya pandemi namun di tahun ini antusiasme peserta cukup baik," katanya yang dikutip VOI dari ANTARA.

Menurut dia, selama pandemi COVID-19 aktivitas pariwisata sempat terhenti karena adanya keterbatasan aktivitas yang harus dipatuhi. Pelaksanaan Tour De Merapi tahun 2021 ini menjadi semangat bagi geliat kembalinya aktivitas pariwisata di Sleman.

"Ke depan saya berharap kegiatan pariwisata di Sleman dapat terus terlaksana. Mengingat banyak sekali objek wisata yang ditawarkan di Sleman," katanya.